Hadapi Cuaca Ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa waktu ke depan,
Subusallam – Hadapi Cuaca Ekstrem PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan kelistrikan. Hujan lebat disertai angin kencang dan petir tidak hanya berpotensi menyebabkan pemadaman listrik, tetapi juga membahayakan keselamatan warga jika instalasi listrik di rumah tidak dalam kondisi aman.
PLN menegaskan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masyarakat diminta memahami langkah-langkah sederhana namun krusial untuk meminimalkan risiko korsleting, sengatan listrik, maupun kebakaran akibat gangguan kelistrikan saat cuaca ekstrem terjadi.
Berikut tiga tips aman kelistrikan yang dibagikan PLN kepada masyarakat:
1. Pastikan Instalasi Listrik di Rumah Sesuai Standar
Instalasi listrik yang sudah lama dan tidak pernah diperiksa berisiko mengalami kerusakan, terutama saat terkena kelembapan tinggi akibat hujan deras. PLN mengimbau pelanggan untuk memastikan kabel, stop kontak, serta panel listrik dalam kondisi baik dan tidak terkelupas atau berkarat.
Gunakan instalasi yang sesuai standar nasional dan hindari penggunaan sambungan listrik bertumpuk (colokan bercabang berlebihan) karena dapat memicu panas berlebih. Jika ditemukan tanda-tanda seperti percikan api kecil, bau hangus, atau MCB sering turun, segera hubungi teknisi bersertifikat atau layanan resmi PLN.
Baca Juga: Alasan Bupati Jember Kekeuh Minta Bangun Flyover ke Menteri PU
2. Hadapi Cuaca Ekstrem Jauhkan Peralatan Listrik dari Air dan Area Terbuka
Air merupakan penghantar listrik yang sangat baik. Saat terjadi hujan lebat atau banjir, masyarakat diminta untuk segera mematikan aliran listrik dari MCB utama apabila air mulai masuk ke dalam rumah. Jangan menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah atau saat berdiri di genangan air.
Selain itu, perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan modem sebaiknya dicabut dari stop kontak saat terjadi petir hebat untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan arus listrik. Langkah ini juga dapat mencegah risiko kebakaran akibat sambaran petir tidak langsung.
3. Laporkan Gangguan Melalui Kanal Resmi
Jika terjadi gangguan listrik seperti kabel putus, tiang miring, atau percikan api pada jaringan listrik, masyarakat diimbau untuk tidak mendekat dan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center resmi PLN. Hindari menyentuh atau memperbaiki sendiri jaringan listrik di luar kewenangan karena sangat berbahaya.
PLN juga memastikan petugas siaga 24 jam untuk menangani gangguan akibat cuaca ekstrem. Koordinasi cepat antara masyarakat dan petugas akan mempercepat proses penanganan dan meminimalkan risiko kecelakaan.










