7 Tentara Kriminal: Tujuh Prajurit Israel Tewas Terbakar dalam Serangan Roket Hamas
Subusallam.ID 7 Tentara Kriminal Ketegangan di Gaza kembali memuncak ketika tujuh prajurit Israel dari Batalyon Teknik Tempur-605 tewas dalam satu ledakan dahsyat, saat kendaraan lapis baja Puma yang mereka tumpangi dihantam roket Yassin yang diluncurkan oleh pejuang Palestina Hamas. Pertempuran itu terjadi kemarin dalam sebuah operasi di wilayah selatan Gaza.
Kronologi Insiden
Menurut militer Israel, ledakan terjadi sesaat setelah unit mereka bergerak melalui kawasan Khan Younis. Seorang pejuang Hamas kabarnya menanam bom improvisasi di bawah kendaraan rekayasa tempur (Combat Engineering Vehicle/Puma), yang kemudian meledak, menyebabkan kendaraan terbakar hebat. Tim pemadam pun gagal menyelamatkan awak kendaraan, sehingga seluruh prajurit di dalamnya tewas dalam kobaran api. Rangka kendaraan yang hangus kemudian dievakuasi dari Gaza
Di lokasi yang dekat, dua prajurit lainnya dari Batalyon 605 juga terluka akibat serangan RPG—satu dalam kondisi serius, dan satu lainnya ringan .

Baca Juga: Adik Bahar bin Smith Dikeroyok dan Dicabuli di Pamulang
Identitas Korban
Letnan Matan Shai Yashinovski, 21, dari Kfar Yona
-
Sersan Staf Ronel Ben‑Moshe, 20, dari Rehovot
-
Sersan Staf Niv Radia, 20, dari Elyakhin
-
Sersan Ronen Shapiro, 19, dari Mazkeret Batya
-
Sersan Shahar Manoav, 21, dari Ashkelon
-
Sersan Maayan Baruch Pearlstein, 20, dari Eshhar
Klaim Hamas & Ketegangan Berkepanjangan
Peristiwa ini terjadi di tengah operasi darat dan udara Israel yang berlangsung sejak Oktober 2023, sebagai balasan atas serangan 7 Oktober oleh Hamas. Sementara IDF mengklaim berhasil menewaskan ribuan pejuang Hamas, pihak kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 56.000 korban jiwa, mayoritas sipil, sejak konflik dimulai .
7 Tentara Kriminal Konteks dan Dampak Militer Terkini
Unjuk Keseriusan Konflik
Insiden ini menggarisbawahi realitas brutal dan dinamisnya pertempuran di Gaza selatan:
-
Strategi bergerilya: Pejuang Hamas memanfaatkan hit-and-run dan jebakan bawah tanah untuk mengganggu operasi militer lawan.
-
Para prajurit Israel menghadapi risiko tinggi dalam pergerakan melalui kawasan padat, dengan potensi serangan mendadak dari belakang dinding warga sipil.
-
Korban nyawa tinggi: Tewasnya tujuh prajurit dalam satu ledakan menunjukkan betapa mematikan medan perang ini.







